Kapan Kaca Film Mobil Mesti Diganti ?, Berikut Tanda-tandanya

16.00

Kaca film mobil ternyata pun mempunyai umur pakai. Meski tidak terdapat angka spesifik yang merujuk pada batas lamanya waktu pemakaian kaca film, komponen ini dengan sendirinya akan menunjukkan penurunan kualitas tergantung pemakaian mobil. 

Seperti diterangkan April, penggawa V-Two Film, bengkel spesialis kaca film di Mega Glodok Kemayoran (MGK), usia kaca film yang bermerek berkisar 5 tahun, sedangkan kaca film yang biasa melulu bertahan 2 tahun, di atas usia pemakaian tersebut kaca film menurun kualitasnya. 

April menjelaskan, ada sejumlah indikasi yang dapat dialami ketika kaca film bukan lagi bekerja secara maksimal. 

"Umumnya kaca film yang mulai lemah tersebut daya serap panasnya berkurang, contoh yang sebelumnya 99 persen menampik panas, bermukim 40 persen, sisanya masuk ke kabin. Makanya bila mobil yang agak lama kan kerasa panas dalemnya sebenarnya sudah gunakan AC," jelas April saat.

"Kalau yang lebih ekstrim lagi tandanya tersebut warna si kaca film pudar, bila sebelumnya warna hitam jadi ungu, atau enggak bila yang silver dapat jadi bening, tersebut akibatnya bila mobil tidak jarang dijemur, kan enggak selamanya kaca film terus-terusan nolak panas," tambahnya. 

Di samping dari bersitan sinar matahari terus menerus, kualitas kaca film dapat terganggu oleh kotoran yang menempel, minyak, Bekas makanan, atau percikan minuman yang mengering alias luput tidak dibersihkan.

Untuk itu, April merekomendasikan untuk pemilik mobil untuk mengerjakan perawatan teratur yang terbilang sederhana. Menariknya, kaca film tidak memerlukan perlakuan khusus. Cukup menyekanya dengan lap mikrofiber atau kanebo yang tidak banyak basah dengan air. 

"Sebenarnya kaca film tersebut enggak butuh diapa-apain ya, lumayan dilap aja gunakan kanebo yang tidak banyak basah. Cuma kanebonya eksklusif kaca, jangan bersama untuk cuci ban atau bodi, sebab kotoran yang nempel bisa buat baret di kaca film, nantinya buat sobek. Atau enggak paka mikrofiber pun bisa," pungkasnya. 

Apabila terdapat kotoran yang membandel, jangan pakai cairan kimia apapun, sebab bahan kimia dikhawatirkan bakal merusak lapisan film. Sebagai gantinya pakai minyak kayu putih. "Kalau terdapat noda yang sulit kaya bekas lem stiker atau lainnya, gunakan aja minyak kayu putih, tidak boleh bensin pokoknya ya," tutup April diselingi gelak tawa.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.