Plus Minus Batu Bata Merah vs Bata Ringan

12.38
Kegiatan membina atau merenovasi lokasi tinggal menjadi salah satu kegiatan yang terbilang gampang-gampang susah.

Pasalnya dalam membina dan merenovasi lokasi tinggal si empunya harus memperhatikan sekian banyak  aspek salah satunya ialah bahan material yang digunakan, tergolong bahan material utama yaitu batu bata merah atau bata enteng (hebel).

Kedua bahan material itu adalahmaterial yang dipakai untuk menciptakan dinding. Dua-duanya termasuk populer, lagipula batu bata merah.

Namun, bagaimana kelemahan dan keunggulan dua jenis bahan material tersebut? Seperti dilansir dari architectaria.com, kedua jenis itu memiliki kelemahan dan keunggulannya masing-masing.

Batu Bata Merah

Jenis material ini memiliki keunggulan di antaranya tidak perlu kemahiran khusus guna memasangnya, ukuran yang kecil memudahkan saat memasang, mudah menyusun bidang kecil, harganya murah, serta perekatnya tidak butuh yang eksklusif dan tahan terhadap api.

Sedangkan kekurangannya meliputi, susah untuk menciptakan pasangan bata yang rapi, bisa menyerap panas dan dingin, ingin boros dalam memakai perekatnya, volume yang berat menciptakan beban pada struktur bangunan.

Batu Bata Ringan (Hebel)

Berbeda dengan batu bata merah, malah batu bata yang satu ini memiliki keunggulan di antaranya ukuran dan kualitas yang sama sampai-sampai dapat menghasilkan dinding yang rapi, kedap air yang bisa meminamilisir rembasan air, selain tersebut juga kedap air dan kedap suara, dan mempunyai keawetan yang baik terhadap gempa bumi.

Sedangkan kekurangannya ada pada ukuran yang besar, guna ukuran tanggung menciptakan sisa lumayan banyak. Lalu mesti memakai perekat khusus lazimnya semen instan dan mesti menggunakan kemahiran khusus guna memasangnya, dan harga relatif lebih mahal daripada bata merah.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.