Toyota Serbu Pasar China dengan Brand GAC

15.48


Produsen mobil terbesar asal Jepang, Toyota Motor Corporation mengerjakan  hal yang belum pernah dilaksanakan  sebelumnya. Demi menginjak  pasar China, serta mengisi  permintaan pasar mobil ramah lingkungan di China. Dikatakan Toyota rela menanggalkan  label mereka pada mobil listrik mereka yang akan dipasarkan  di China. Logo Toyota disebutkan  akan diganti olehemblem  produsen mobil asal China, GAC Motor.

Diberitakan Reuters, tahapan  besar yang kesatu  kali dipungut  oleh Toyota ini, guna  menunjang kerjasama dengan GAC Motor di area  China. Serta mengkawinkan dua pabrikan Toyota dan GAC dengan memperkenalkan kelebihan  masing-masing.

GAC disebutkan  akan diandalkan   untuk mengkontrol kualitas yang lebih baik, ekspansi  penjualan, serta kehormatan  hati  tersendiri dapat  merakit mobil-mobil Toyota yang dimasukkan emblem  GAC.

Sedangkan Toyota tahapan  ini menjadi tahapan  percepatan untuk mengisi  permintaan di Beijing, China. Karena kendaraan itu  mewakili 10 persen dari buatan  produsen otomotif pada tahun 2019. Jadi, Toyota dapat  masuk secara besar-besaran di pasar terbesar Asia tersebut.

Toyota berencana akan memasarkan  Toyota GAC ix4 pada akhir tahun ini. Mobil tersebut ialah  sebuah SUV kompak bertenaga baterai yang berbasis pada GAC's Trumpchi GS4 dan sudah  dikembangkan sekitar  dua tahun belakangan. Itulah mobil listrik Toyota versi China kesatu  yang bakal  beredar.

Namun tidak diterangkan  mobil bakal  dibangun menurut  standar Toyota atau GAC. Namun disebutkan  standar GAC dalam merakit mobil sangatlah tinggi.

"GS4 (mobil SUV crossover GAC) ialah  mobil yang bagus dengan kualitas yang bisa  diterima. GS4 menempati  peringkat No.1 salah satu  merek-merek China dan No.3 salah satu  semua merek guna  kualitas mula  dalamkelompok  SUV kompak," kata Jeff Cai, Beijing-based senior director at JD Power & Associates.

ix4 memberi Toyota teknik  yang lebih murah dan cepat untuk mengisi  kuota menjelang percepatan kendaraan listrik di China pada tahun 2020 nanti.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.